Timses gerah, keberhasilan Jokowi selalu dijadikan serangan lawan

Merdeka.com – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menyampaikan himbauan Jokowi sebagai calon presiden agar lebih mengkampanyekan keberhasilan dari pemerintahannya. Ia juga menegaskan bahwa TKN sangat menghindari kampanye yang bersifat negatif, serta tidak sesuai dengan data dan fakta.

Ace menganggap, keberhasilan ekonomi di pemerintahan Jokowi selalu menjadi serangan dari kubu lawan.

“Pertama, sebagaimana yang kita tahu misalnya soal pengangguran, selalu kan disampaikan bahwa ekonomi kita mengalami stagnasi dan kemudian menimbulkan bagi tidak tercapainya target dari pemerintahan Jokowi soal mengatasi pengangguran. Tentu data-data yang disampaikan oleh pihak sbobet indonesia sebelah itu tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya,” ujarnya di Jakarta, Senin (29/10).

Ace lalu mengungkit pernyataan terbaru dari pihak lawan yang mengatakan bahwa Indonesia akan mengalami ekonomi terburuk di tahun 2030.

“Tentu saya kira pernyataan itu sama sekali tidak didasarkan pada fakta dan data yang seharusnya, walaupun itu hanya sebuah prediksi. Kita tahu misalnya ya, dalam prediksi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga independen internasional seperti Price Waterhouse Coopers menyebutkan Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi ke-empat terbesar di dunia di tahun 2030,” ia menjelaskan.

Ace juga menambahkan, prediksi ekonomi Indonesia yang akan semakin menguat juga telah dinyatakan oleh Bank Dunia.

“Jadi tentu buat kami apa yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi akan berjalan sesuai dengan track yang kita miliki. Tinggal sekarang ini kemudian kalau pihak sebelah mempermasalahkan tentang prediksi-prediksi yang tidak sesuai dengan narasi yang kami harapkan, ya kita tinggal nanti beradu dengan data, begitu. Nah, data inilah menurut saya yang akan selalu kita kedepankan,” tandasnya.

Ace juga menambahkan bahwa dalam berbagai kesempatan selama enam bulan ke depan, TKN akan menyampaikan kampanye akan prestasi yang telah dicapai Jokowi secara terjadwal.

“Misalnya, satu minggu ini akan kita sampikan misalnya soal apa yang menjadi keberhasilan Pak Jokowi dalam pembangunan manusia. Berapa jumlah Kartu Indonesia Sehat yang terdistribusikan dan dipakai oleh masyarakat, berapa jumlah keluarga penerima manfaat dari program Keluarga Harapan. Berapa jumlah kartu indonesia pintar yang sudh didistribusikan pada masyarakat,” ia menuturkan.

“Dan itu semua tentu berimplikasi terhadap kinerja ekonomi masyarakat, gitu. Kami tidak akan banyak menanggapi serangan-serangan dari pihak sebelah yang selalu menarasikan hal-hal yang negatif,” ujar Ace.