Batal Terbang, Roro Fitria Shock Tak Bisa Lihat Proses Pemakaman Ibu

Jakarta – Menurut sang pengacara Asgar Sjarfie, hari ini Roro Fitria direncanakan terbang ke Yogyakarta untuk pemakaman ibundanya. Tapi ternyata keberangkatan hari ini batal lantaran ada masalah surat. Walhasil Roro pun sempat shock.

“Beliau kan harusnya sudah diizinkan, cuman ada kesalahan redaksi di surat, hanya diizinkan sampai jam 6. Jadi dia sampai akhirnya nggak bisa ngelayat. Kita hargain itu. Besok pagi berangkat, harus pulang jam 6 (sore). Izinnya dua hari. Kalau tadi kan ada kesalahan, kan harus balik jam 6 (sore) ya Roro nggak bisa keluar lebih dari jam 6, nggak keburu,” ungkap Asgar ditelepon, Senin (15/10/2018).

“Iya (harus sudah ada di rutan sebelum jam 6 sore), tapi kita minta keringanan besok. Soalnya tadi kan hakim sudah pada pulang,” tambahnya.


Meski demikian, masih ada waktu longgar yang diterima Roro esok hari. Hal itu dikarenakan pada hari Rabu ia harus mengikuti sidang.

“Iya, soalnya besok (Rabu) sudah putusan, hakim sudah ada timeline (Rabu) besok harus sidang putusan,” ungkapnya.

“Di redaksinya kan tertulis 2 hari, diizinkan keluar tadi jam 10 sampai jam 6. Hari Selasa jam 9 sampai jam 6. Nah dia kan harus balik dulu (ke Rutan), nggak mungkin bolak-balik. Kita tadi sempat debat dulu, jaksa debat, polisi juga,” lanjutnya.

Namun pihak rutan punya kebijakan sendiri. Pihak Roro pun mesti menaati peraturan.

“Tapi lapas punya kebijakan. Dari pengadilannya bisa-bisa saja, masalah di redaksinya saja. Dari pengadilannya bisa, masalah di redaksionalnya saja. Jadi dari hakim majelis biasanya memberikan persetujuan agar narapidana diperbolehkan untuk keluar, atau melayat untuk alasan kemanusiaan. Tadi sudah senang kan sudah dapat izin. Kalau jadi bisa bareng sama bunda walau pesawatnya lain. Roro sudah happy, sudah senang, meskipun tetap terpukul,” bebernya.

Walhasil Roro pun sempat shock lantaran sudah sangat ingin bertemu jenazah sang ibu.

“Tiba-tiba dia shock, padahal sudah depan pintu banget. Tiba-tiba ibu lapas masuk lagi dan bilang nggak bisa. Nyesal banget, kan dia mau mandiin, salatin. Kan mau ketemu. Padahal kami sudah ngongkrong jam 9 pagi udah dapat izin di Kejaksaan, di Pengadilan tinggal nunggu ada rapat internal hakim dan panitera, jam 1 ada sidang dulu. Kalau bisa sih lebih cepat. Kami cari tiket secepatnya kalau jadi 7-8 terbang (besok),” tukasnya.

(fbr/mau)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20